Belakangan ini,
banyak riset yang menunjukkan adanya dampak negatif bermain game
khususnya pada anak-anak, baik itu di komputer, konsol atau pun
berbagai perangkat gadget. Hal ini sudah tentu membuat banyak orang tua
menjadi khawatir dan was-was.
Tapi anda
sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir. Pasalnya, dengan pengaturan
waktu bermain serta pengawasan yang tepat, ada sejumlah keuntungan yang
justru akan didapat anak Anda dari bermain video game. Berikut adalah
10 Efek Positif Bermain seperti yang berhasil dirangkum redaktur Markasberita.com.
1. Aktivitas Fisik
Ada
banyak video game di pasaran yang dalam pengoperasiannya memerlukan
beberapa jenis aktivitas fisik. Apakah itu menari atau bermain gitar. Di
sinilah dibutuhkan kecerdikan orang tua untuk memiliki jenis game
untuk anak-anak mereka, yang dapat memaksa mereka (anak-anak) untuk
bergerak ketimbang harus duduk di sofa sepanjang hari.
2. Kebugaran dan Gizi
Banyak
game yang menggabungkan unsur kebugaran, gizi dan hidup sehat sebagai
tujuan utama permainan. Bahkan tidak sedikit game yang menyajikan
tujuan utama permainan mereka pada kebugaran fisik, yang bertujuan
mendorong para pemain untuk menurunkan berat badan untuk mempertahankan
gaya hidup sehat.
3. Koordinasi mata dan tangan
Bermain
video game sebenarnya dapat meningkatkan ketangkasan anak Anda, yang
sangat berguna untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Sebenarnya banyak
jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk meningkatkan koordinasi
antara tangan dan mata, tetapi hal itu kurang menarik keinginan
anak-anak untuk mencobanya.
4. Keterampilan sosial
Kurangnya
keterampilan sosial dan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain
secara teratur dapat merusak perkembangan anak dan bahkan menyebabkan
depresi. Anak-anak yang pemalu dan kurang percaya diri ketika
bersosialisasi dengan teman mereka mungkin akan lebih mudah membuka
diri saat bermain video game. Dengan bermain game online, anak-anak
dapat berinteraksi dengan banyak orang, bahkan orang yang tidak mereka
kenal.
5. Peningkatan kemampuan belajar
Kompleksitas
memberikan anak Anda kesempatan untuk meningkatkan keterampilan
kognitif seperti memecahkan masalah dan membuat keputusan. Video game
telah berkembang ke titik di mana penggunanya harus mengambil kendali
dan berpikir sendiri. Bahkan banyak permainan yang mendorong anak untuk
menjadi sabar dan kreatif dalam memecahkan sebuah teka-teki sebelum
mereka dapat maju ke tahap berikutnya.
6. Sportifitas dan adil
Sportifitas
dan adil (fair play) adalah nilai-nilai yang umum dikembangkan dalam
olahraga dan organisasi. Game secara tidak langsung menawarkan Anak
Anda nilai-nilai ini, terutama saat bersaing satu sama lain.
7. Mengurangi stres
Stres
tidak hanya dialami oleh orang tua tetapi juga anak-anak. Beberapa
orang tua terkadang menaruh harapan dan tuntutan yang sebenarnya
anak-anak mereka tidak suka, misalnya terkait hobi dan belajar. Bermain
game dapat menjadi jalan keluar bagi anak Anda lepas dari tekanan untuk
mengurangi tingkat stres.
8. Kerja tim
Kerjasama
dan kebutuhan untuk membangun team work kuat pengaruhnya saat anak
bermain video game. Beberapa game online misalnya, yang membutuhkan
sebuah kerjasama tim untuk mencapai kemenangan.
9. Mengatasi rasa sakit
Bermain
video game bisa menjadi sarana untuk mengatasi rasa sakit fisik atau
emosional, misalnya, pada orang yang sedang menderita suatu penyakit di
mana hanya dapat melakukan aktivitas di kamar tidur.
10. Membuat orang senang
Salah
satu efek terbesar dari bermain game adalah membuat orang bahagia.
Namun, sangat penting untuk membatasi waktu bermain game, karena ada
kemungkinan bahwa alat ini membuat Anda menjadi kecanduan. Biarkan
anak-anak Anda untuk bermain game sesering mungkin, tapi jangan lupa
mengingatkan



